BKPPD Grobogan Gelar Bimtek Digitalisasi Layanan Pensiun ASN melalui E-Purna Tugas
Purwodadi – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Grobogan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bertajuk “Percepatan Layanan Pensiun Melalui E-Purna Tugas ASN”. Kegiatan yang digelar selama dua hari, pada 18-19 November 2024, ini berlangsung di Hotel 21 Purwodadi, Grobogan.
Acara tersebut diikuti oleh para Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, pengelola kepegawaian di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, serta perwakilan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kabupaten Grobogan.
Tujuan dan Inovasi Digitalisasi Layanan
Bimtek ini bertujuan menyamakan persepsi pengelola kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Grobogan terkait percepatan dan kemudahan layanan pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan mengusung platform digital E-Purna Tugas ASN yang dapat diakses melalui purnatugasasn.sippasn.grobogan.go.id, pemerintah daerah mengusung semangat modernisasi birokrasi.
Padma Saputra, Kepala BKPPD Kabupaten Grobogan, menekankan pentingnya layanan digital ini dalam mengurangi tatap muka antara pengguna dan penyedia layanan. “Langkah ini tidak hanya mempercepat proses purna tugas ASN, tetapi juga menjadi upaya menekan potensi pungutan liar. Digitalisasi layanan adalah jawaban atas tantangan efisiensi birokrasi modern,” ujarnya dalam laporan pembukaan kegiatan.
Materi dan Diskusi Interaktif
Acara ini menghadirkan narasumber dari BKPPD, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Grobogan. Materi utama adalah pelatihan praktis pengajuan purna tugas ASN melalui platform daring tersebut.
Para peserta diajarkan langkah-langkah teknis mulai dari pengajuan hingga penyelesaian proses administrasi purna tugas melalui sistem. Sesi pelatihan juga diakhiri dengan diskusi interaktif dan tanya jawab guna memastikan para pengelola kepegawaian memahami sepenuhnya prosedur ini.
Harapan di Masa Depan
BKPPD Grobogan berharap inovasi ini menjadi model untuk layanan publik lainnya. Selain efisiensi waktu dan biaya, pendekatan ini diharapkan meningkatkan transparansi pelayanan di lingkungan pemerintahan Kabupaten Grobogan.
Dengan adanya digitalisasi layanan pensiun ini, ASN yang akan memasuki masa purna tugas tidak perlu lagi bergantung pada proses manual yang berpotensi menyulitkan. Diharapkan sistem ini dapat mempercepat pelayanan, mendukung kelancaran transisi ASN menuju purna tugas, dan menjadi contoh penerapan sistem digital di bidang kepegawaian.



