wayangharikeluarga 1Pagelaran kesenian tradisional wayang kulit itu di halaman GOR Simpanglima Purwodadi berlangsung meriah, Kamis (27/7/2017) malam. Acara ini dilangsungkan dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-24.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon ‘Pandawa Kumpul’ itu menghadirkan dalang kondang Ki Bayu Aji Pamungkas dari Surakarta. Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dibuka Sekda Grobogan Moh Sumarsono itu dibanjiri ribuan penonton hingga usai.

Pagelaran wayang juga dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Wagino. Hadir pula para perwakilan FKPD dan sejumlah pejabat Pemkab Grobogan. Tampal pula Kepala DP3AKB Grobogan Adi Djatmiko dan anak buahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Wagino menyatakan, berbagai komponen masyarakat akan dilibatkan dalam upaya menurunkan angka pernikahan usia anak di Grobogan. Salah satunya pada dalang wayang kulit ketika melangsungkan pentas.

“Untuk menurunkan angka pernikahan usia anak tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Tetapi juga butuh dukungan dari banyak pihak. Termasuk dalang dan krunya,” ungkapnya.  Menurut Wagino, upaya untuk menurunkan angka pernikahan usia anak memang perlu dilakukan serius. Terutama di wilayah Grobogan.Sebab, angka pernikahan usia anak di Grobogan menempati urutan tertinggi di Jateng. Data tahun 2015, angka pernikahan usia anak di Jateng sebanyak 3.870 kasus.

“Kasus pernikahan usia anak sampai sekarang masih tinggi. Kondisi ini tentunya cukup memperihatinkan dan butuh perhatian kita bersama. Oleh sebab itu, saya minta pada Pak Dalang agar menyelipkan himbauan pada masyarakat supaya tidak menikahkan anaknya pada usia dini,” jelasnya.

Sumber : grobogan.go.id

 

Go to top